Mifda News, Wajak – Rangkaian kegiatan Pesantren Ramadhan 1447 H di MI Literasi Miftahul Huda memasuki hari keempat pada Sabtu, (07/03/2026). Kegiatan yang dipusatkan di halaman madrasah ini berlangsung khidmat dengan agenda utama khotmil Qur’an dalam rangka memperingati malam Nuzulul Qur'an, yang bertepatan dengan tanggal 17 Ramadhan 1447 H.
Seperti pada hari-hari sebelumnya, kegiatan diawali dengan pembiasaan literasi pagi yang menjadi tradisi madrasah. Seluruh siswa mengikuti rangkaian kegiatan berupa sholat dhuha berjamaah, pembacaan Asmaul Husna, serta doa bersama. Suasana religius di pagi hari tersebut menjadi pembuka yang menumbuhkan semangat ibadah sekaligus memperkuat karakter spiritual peserta didik.
Memasuki agenda utama, kegiatan dilanjutkan dengan khotmil Qur’an yang diikuti oleh seluruh siswa dan dewan guru. Pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an dilakukan secara serentak sebagai bentuk rasa syukur sekaligus memperingati peristiwa turunnya Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad. Momentum ini juga dimanfaatkan untuk menanamkan kecintaan siswa terhadap Al-Qur’an serta memperkuat budaya tadarus di lingkungan madrasah.
Setelah kegiatan khotmil Qur’an, rangkaian Pesantren Ramadhan dilanjutkan dengan pembacaan sholawat; Mahallul Qiyam, dan dilanjutnkan dengan penyampaian materi tentang keutamaan malam Lailatul Qadar, yaitu malam yang lebih baik dari seribu bulan sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an. Para siswa diajak memahami makna dan keutamaan malam Lailatul Qadar, serta berbagai amalan yang dianjurkan untuk menghidupkan malam-malam terakhir di bulan Ramadhan.
Dalam sesi materi tersebut, para pemateri menjelaskan berbagai amalan yang dianjurkan pada sepuluh malam terakhir Ramadhan, seperti memperbanyak tadarus Al-Qur’an, melaksanakan sholat malam, memperbanyak doa, serta meningkatkan amal kebaikan. Para siswa juga diberikan motivasi untuk memanfaatkan bulan Ramadhan sebagai momentum memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ibadah.
Antusiasme siswa terlihat dari partisipasi aktif mereka selama kegiatan berlangsung. Banyak siswa yang mengajukan pertanyaan seputar tanda-tanda Lailatul Qadar serta amalan yang dapat dilakukan oleh anak-anak untuk meraih keberkahan malam tersebut.
Melalui rangkaian kegiatan hari keempat ini, MI Literasi Miftahul Huda berharap siswa tidak hanya memahami sejarah turunnya Al-Qur’an, tetapi juga semakin mencintai Al-Qur’an serta termotivasi untuk menghidupkan malam-malam Ramadhan dengan ibadah. Pesantren Ramadhan menjadi salah satu program pembinaan karakter religius yang terus dikembangkan oleh madrasah dalam membentuk generasi yang berilmu, beriman, dan berakhlakul karimah.
🟢 Reporter: Tim Jurnalistik MI Literasi Miftahul Huda
📍 Jl. Sumber Ilmu, Sumbernongko, Sumberputih, Wajak
-----------------------------------------------------------------------------
"MADRASAH MAJU BERMUTU MENDUNIA"
MI LITERASI MIFTAHUL HUDA
JALAN SUMBER ILMU SUMBERNONGKO SUMBERPUTIH
KECAMATAN WAJAK KABUPATEN MALANG 65173
JAWA TIMUR - INDONONESIA
#mifdawajak #madrasahliterasi #literasi #gelem #gerakanliterasimadrasah
.jpeg)
0 comments:
Posting Komentar